Ketika
kita berharap pada sesuatu dan sangat mengharapkan hal itu terjadi,
namun semuanya tidak berjalan sesuai harapan kita…
Saya
orang yang sangat percaya pada kata-kata "Manusia berencana,
Tuhan yang menentukan". Dan pada detik-detik terakhir kita sadar
bahwa semua yang kita harapkan pupus, hanya ada satu tempat kita
kembalikan dan pasrahkan segalanya.
Kita tidak akan pernah
tahu apa yang akan terjadi esok hari, karena semua telah digariskan
oleh-Nya untuk kita. Umur, Rejeki, dan Jodoh ada di tangan-Nya. Kita
wajib berusaha dan setelah itu kita bersyukur pada-Nya atas usaha
kita dan mengharapkan segala yang kita kerjakan akan mendapat
rahmat-Nya.
Beberapa hari terakhir saya tersadar akan sesuatu,
bahwa apa yang selama ini saya harapkan dan inginkan (mungkin) tidak
akan terjadi. Bukan karena saya kurang berusaha, tapi karena memang
(mungkin) sudah jalannya demikian.
Banyak teman saya bilang
apa yang saya lakukan selama ini salah, ya memang saya akui saya
salah dan memang dari awal berada di posisi yang salah, walaupun saya
pernah merasakan sedikit balasan perasaan. And
we’ve spent so much times, saya sangat bahagia akan hal
itu.
Tapi apa yang membuat saya kuat untuk bisa bertahan
selama hampir 5 bulan ini adalah sesuatu yang saya sebut sebagai
kekuatan sebuah harapan. Ya, selama 5 bulan saya berjuang dan
berharap.
Biarlah yang lalu tetap berlalu, kita tidak akan
bisa mengembalikannya lagi semata-mata hanya karena ego kita
menginginkannya kembali. Semoga dengan
keikhlasan saya dapat melalui semua ini dengan sabar.
Suatu
saat saya akan kembali untuk seseorang, kembali berjuang dan kembali
berkorban, ketika itu saya akan membawa harapan saya yang
baru.
Kejadian ini meninggalkan saya satu pertanyaan besar,
apa hikmah di balik anugrah cinta yang dalam selama ini. Mungkin Dia
punya rencana yang lebih hebat lagi terhadap ummat-Nya, hanya Engkau
yang Maha Mengetahui atas segala sesuatunya. Amin
Regards,
John